di depan rumahmu

ketika aku di depan pintu gerbang rumahmu, aku selalu membuat diriku diam barang satu dua menit. memutar tangan, kaki, dan kepala. yang mana kuncinya? aku bersemedi, memasukkan apapun yang kupegang ke dalam lubang kunci gembok yang kelihatannya sudah berkarat dan ada tulisan ‘hardened’ atau semacamnya yang kupikir hendak memberitahuku tidak sembarang orang mampu taklukannya. tantangan […]