kutatap lanskap merah di matamu

kutatap lanskap merah di matamu
menggelora sukma seorang penjelajah
yang menggali setia mencari detik-detik penantian
hasratku untuk mengecup bara bibirmu,
kutitipkan pada camar-camar yang mengusapku
goda lembut serahkan permata jiwa

seribu lima ratus kali aku mengenangmu
di atas kertas putih ini
tak pernah pupus rindu untukmu, kekasihku!

mari kita bersiul lagi pada gunung-gunung
yang iri sembunyikan renungan-renungan malam
rampok lagi sajak purnama ini
untuk kita hadiahkan pada anak cucu bunga-bunga perdamaian
merekah di atas permadani cinta


Posted also here

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s