tulis menulis

Menulis cerita hidup bagaikan memandang kaleidoskop, tak lepaslah kita dari bintang-bintang di mata kita, dengung sang lebah di telinga kita; apa yang kita pikir sebagai nyata yang sesungguhnya dapatlah hanya hasil dari filter ke-‘aku’-an.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s