"Yang Fana Adalah Waktu"

Yang fana adalah waktu. Kita abadi:memungut detik demi detik, merangkainya seperti bungasampai pada suatu harikita lupa untuk apa. “Tapi,yang fana adalah waktu, bukan?.”tanyamu. Kita abadi. (Sapardi Djoko Damono, “Yang Fana Adalah Waktu”, 1978) Sejak kecil, ibu saya mengajarkan saya untuk disiplin dengan waktu. Segalanya harus tepat waktu. Bahkan lebih sering bukan tepat, tapi sebelum waktu. […]

solitude

image, courtesy of Villi.IngiAs a melancholic person, I have an intense emotion especially regarding sadness, loneliness, heartbreak, anger, disappointment, etc. Some might say that I have a low level of happiness meter. Unconsciously, I prefer what people call as negative emotion. My whole sense of self seems to correspond marvelously in these emotions. When I […]