Doa Sebuah Cermin

Saya, saksi, betapa orang sering lupa siapa dirinya.  Mereka berdiri di depan saya, menatap saya. Tapi bukan saya yang mereka lihat, bukan diri mereka yang juga mereka lihat. Mungkin mereka lihat tapi tidak melihat.

Seorang gadis berjingkat ke depan saya. Ia atur langkah-langkahnya dengan gemulai. Matanya menawar janji dan harapan seperti Narcissus yang tertawan. Ia mengelus rambutnya, menyentuh alisnya, matanya, pipinya, bibirnya.  Ia tersenyum dan binar matanya mengingatkan saya pada sang  surya, pipinya bersemu seperti apel.  Ia  seperti hidup dan juga godaan.  Sang putri menunggu Sang Arjuna memanah hatinya dan menjemputnya ke pagelaran penciptaan hidup. Lima kehidupan, desisnya.

Kemudian ia menyentuh imaji matanya dengan jari telunjuknya. Sebuah lengkungan ke kanan dan lengkungan ke kiri. Kemudian ia dekatkan bibir merahnya ke antaranya dan ia bisikkan “cermin, saya jatuh cinta.”  Lalu ia bercerita. Seorang laki-laki menggenggam tangannya di suatu malam dan meminta dirinya untuk diabadikan dalam potret hidupnya. Laki-laki yang membuatnya menyelami sisi dirinya yang berbeda, membuat dirinya merasa bebas, dan ia seperti menemukan pecahan keping dirinya yang hilang. Bahagia dirinya dan bahagia saya.

Inginlah saya agar bahagianya abadi. Saya kerahkan segenap kekuatan saya agar ia dapat melihat indahnya dirinya lebih  dan lebih lagi, agar ia makin bahagia. Namun di antara selipan bahagia itu, saya cemas.  Ada keping baru tapi lebih banyak lagi keping dirinya yang hilang. Saya cemas, jangan-kangan ia buang keping-keping dirinya hanya untuk mengisinya dengan keping baru. Namun saya hanya menyimpannya dalam hati dan berharap keping-keping tersebut akan kembali.  Berharap ia sadar, bukan Sang Arjuna yang membuatnya sempurna. Ia telah sempurna sedari dulu, ketika Sang Abadi menghembuskan nafas pada relungnya dan menyalakan sinar matanya. Ia dan cinta, satu dalam indah, satu dalam bahagia, satu dalam sempurna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s