Bermimpi saja… bermimpi trus…

Bobce marah-marah. Katanya telepon-telepon saya hanya bikin dia emosi A.K.A ngambek. Supaya tidak terus-terusan cembetat-cembetut, saya mengajak dia berandai-andai. Soal kambing. Maklum hari Idul Adha, kambing lebih banyak nongol daripada biasanya. Saya tidak maksud apa-apa. Cuma berandai-andai. Saya: Ya maaf. Cuma pengen tau aja. Ya uda. Sekarang kita ngomongin yang asik-asik aja. Tadi di jalan […]

pet theory of free love

saya baru selesai baca Beauty in Disarray. awalnya saya pikir bagus. kata pembukanya bilang bahwa kecantikan ada di ketidaksempurnaan, kalau ada yang cantik sempurna maka sesuatu itu adalah palsu. novel itu bercerita tentang kehidupan Noe Ito, seorang perempuan yang berhasrat tinggi untuk mengangkat derajat kaumnya. kesukaannya membaca. lain daripada perempuan Jepang pada zaman Taisho (saat […]

Panci Gosong

Seperti hari yang sudah-sudah, satu hari bisa jadi paradoks buat saya. Saya bingung mesti memaknai hari itu jadi hari keberuntungan atau kesialan. Kalau mau ditimbang-timbang, saya juga sulit hati. Dua-duanya sama beratnya. Bingung juga. Dari dulu, saya selalu bilang sama diri saya dan teman-teman, kalau ada yang tanya. Cita-cita saya gak neko-neko, cuma ingin hidup […]

cold is contagious

hatzyi. hatzYi..! HATZYIIII….!!! Kliyeng kliyeng. Saya kayaknya mulai ketularan flu. Cuma duduk di antara dua orang yang flu, kok? eH… dATENG lagi 1… “Liv, lo punya tissue gak?” “Ada, nih.” SROOOOTTTT.. Yeah yeah. Konsekuensi gaul. Susah senang ditanggung bersama. Termasuk flu. Akibatnya rencana mau jalan-jalan nomaden gagal total. Saya terjebak di rumah saya. Saya cuma […]