pikir – batas

batas-batas di antara batas-batas,
menjelma dalam keluasan tanpa batas
celah-celah hampir lenyap,
menjamah sunyi terjepit batas
sekat-sekat menekan,
menjamu diri dan lampu-lampu temaram
sementara nyata dan angan mencari batas

Jakarta, 5 Februari 2006
7:58 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s