fraud

pula nada bergulir di permukaan kain satin putih. bernyanyi karena hilang noda merah di atasnya. janda-janda yang tidak selalu ungu, bunga mawar yang tidak selalu berduri. hampa ke mana? lingkaran-lingkaran di atas kepala-kepala orang yang terbang menyelam di antara hamparan padang biru gelap, aku saksikan di ujung mataku. gambaran masa depan, entah benar entah salah. […]

untuk seseorang dalam pertemuan yang tiba-tiba

kepada hidup, aku memberi nafkah dan kepada dunia, aku menjaring kasih.daun-daun berguguran saat matahari menyengat mata dan bunga-bunga kekenyangan saat hujan menjamu.aku berjalan mengharap sebentuk tawa dan kuberikah humor kepada orang-orang lalu lalang yang tanpa sadar lupa waktu, terlalu berlarut dalam rutinitas,dengan sentuhan menyentak penuh cinta.tak kusangka, mereka malah marah dan bahkan memukul kepalaku. rasanya […]

cinta

perempuan membawa hujan dalam tangkup kedua tangannya, memberi hidup pada apa yang ia sentuh. bunga anggrek violet disematkan di atas daun telinga yang memiliki lekuk-lekuk keindahan. buah dadanya mengandung sejuta harapan, kepada suatu awal, dan bibir semanis madu untuk kebahagiaan, dengan mata yang penuh misteri yang sanggup sembunyikan sebongkah karang tanpa sedikitpun kau tahu. perempuan […]

pernyataan tanpa harus ditanggapi

sebentar aku lupa waktu, lupa segalanya karena aku bidah, menurut hasrat ragawi, menemukan kehangatan di rapat tubuh-tubuh terlarang. aku mencari kebahagiaan tanpa membutuhkan keindahan-keindahan ala wonderland. aku pelacur tanpa uang-uang yang biasa diselip di antara buah dada. mataku bukanlah matamu, dan tak bisa kau lihat apa yang kulihat. tapi aku tak berharap kau tahu apalagi […]

"autisme"

diam, diam, diam, diam. mau apa? lalu? ini urusanku. asyik!!! life oh life. an independent survivor. ah, kasihan. sepatah kata saja. malas malas malas (tidak penting). diam.. diam.. mau nonton sex and the city, sewa sendiri, beli camilan sendiri (sesuka hati), pakai vcd player sendiri, putar sendiri, tertawa sendiri, nonton sendiri. ngapain lagi?jogging di senayan? […]

kusut

ketika merah menutup mata, aku membuang mataku dan kusembunyikan di balik kutangku. masa-masa tertimbun dalam keruwetan dan kekacauan. alangkah manusia dengan kemanusiaannya. menulis saja amat dipersulit. berat, sampai tanganku kapalan. mungkin sebentar lagi aku bermimpi pacaran dengan Johnny Depp, jadi anak buah Coppola, berkawan dengan Signor Valentino, bungee jumping, rekreasi ke istana Nyi Roro Kidul, […]

atas nama

jari-jari kaki yang kelelahan berjingkat-jingkat sepanjang malam, mencari pembenaran dan keabsahan peristiwa-peristiwa yang telah berlalu tersimpan dalam sebuah dokumentasi lusuh yang terbingkai dengan ukiran-ukiran kasar. di antara sela-sela jari itu, daun-daun berguguran membelai keringat-keringat dan mencari kenyamanan dalam kelembaban. hak apa yang dipunya untuk mencari? ia sudah tak peduli lagi, hanya kehausan yang terasa dalam […]

stage

tikar-tikar kugelar di lantai pergelaran. kurangkai mawar dan anyelir, menenggu gemerlap. bintang pecah. bunyi lonceng. jerit tangis. darah menguap. perjalanan penuh misteri. gelap yang kelam. wagner. aku mencampakkan mawar dan anyelir. dan kuhembuskan jasadnya di atas panggung pergelaran. lampu black out. babak ini selesai. apa tirai turun sekarang?

cermin

masa-masa yang kerap berlalu, terkunci dalam laci kecil di bawah tempat tidurkutiap malam, peri-peri melingkari mimpi-mimpiku dan menaburkan bubuk-bubuk harapansetiap hari, aku berharap lamunan kata semalam, dan mawar hitam yang tak layu. gumaman anak kecil membaca dongeng. nyanyian dan tarian hujan. angin merayu jendela. bau tanah. kadang-kadang bunyi batuk. seragam putih yang sudah lusuh. payung […]