dear diary (1)

look what I’ve found…

di suatu hari senja yang sedari siangnya cukup cerah
ada yang mengeluh-ngeluh karena lupa
(kerannya hampir bocor!)
akhirnya kenalah getahnya aku
karena terkena sanksi “sosial”

jadi SUNYI….

oleh sebab berniat baik dan jahil
tawa tak terbendung

ketika berakhir
tawa juga tiada berakhir

dan inilah janjiku padanya…
diary-ku yang pertama
dimulai dengan cerita ini
dan akan dilanjutkan dengan cerita-cerita lain

I miss you, lowh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s