(untitled)

daun-daun berguguran di sebuah taman di tengah-tengah lingkaran abudi atas bayangan tubuh hitam dengan darah merah di atasnya rumput bergoyanglangit menitikkan air mata ada apa gerangan?peri-peri hutan bertanyadalam kesunyian untuk jaga sebuah peradaban ada apa gerangan?peri-peri hutan bertanya lagidalam kesunyian untuk jaga sebuah peradaban ada apa gerangan?peri-peri hutan bertanya lagi dan lagidalam kesunyian untuk jaga […]

Soe Hok Gie: semangat perjuangan dekade muda

saya nonton film Gie. entah kenapa hari itu saya sangat memaksa diri untuk menonton Gie. saya ulangi, saya memaksa diri bukan memaksakan diri. saya dengan kesadaran penuh, tekad yang bulat, sungguh-sungguh ingin menonton film ini. mengesampingkan faktor saya memang ngefans dengan Nicholas Saputra, saya memang penasaran dengan film ini. film yang jarang dibuat oleh orang […]

[… do…]

aku pelacur. aku melacurkan diri di bawah kedipan muram lampu kota kekuning-kuningan. aku melacurkan diri tanpa romantisme meski yang hanya semu. aku melacurkan diri tanpa rasa dan gairah yang menggelegak aliran darah ke kepala tapi aku pandai berpura-pura dan memainkan. karena aku seorang pelacur, maka aku melakukan apa yang biasa dilakukan seorang pelacur dan mempelajari […]

kecoak busuk

kecoak-kecoak busuk berperisai emas di bawah telapak kaki seekor kucing berbadan anjing. menggeliat mencari pembenaran dan penguasaan diri atas orang lain. tapi apa dinyana, dirinya tertindas oleh seekor berjiwa belang hitam hanya hitam. aku hanya tertawa menertawakan kecoak-kecoak busuk berperisai emas, ternyata sama seperti kecoak-kecoak busuk lainnya. ah, lebih busuk.

[0]

when and where are we aware of ourselves beneath a razor and the completion of red bloodshed in your eyes? consciousness doesn’t give an ultimate answer yet labours a dozen of questions we feel urging to be searched for a true yes. how are we managed to seek them? perhaps there is never an ultimate […]

shut up!

don’t you need a razor to do it all? so that you can cut your deep shit brain and paralyze yout bloody mad mouth. sometimes I feel guilty to have that certain thought yet sometimes it comes to be so damned right to my sense of being. for God’s and Evil’s sake, just SHUT THE […]

finding

aku berjalan di atas kotak-kotak biru jalanan kotaku. dengan kata yang tertahan ucap, dan sebongkah besi tua di dalam kepalaku. aku ringkih tapi menolak tunduk. dan aku berbicara seribu kata dalam beribu bahasa kepada ibu hatiku di dalam hati. akankah jalan bertapak merah dari kakiku, beradu seperti ungu violet yang membakar jiwa setiap yang melihat […]

sundown

haruskah menangis di tengah-tengah ramai kegelapan? bukan anda sekarangaku bertakhta di dalam senja keemasankudengan gincu bewarna merah darahaku membawa hati dan harga diri yang terlukaoleh panah-panah tak dikenalasing ruang dan waktudalam otak-otak berlari dan melompat-lompatke dalam hidung yang berlendir kemarinkah aku membuang telingaku?rasanya aku masih menyimpannya di bawah ketiakkudi antara hitam bekas tercerabut dari peradaban […]