dia

berlembar-lembar kertas kuhabiskan untuk menulis tentang dia.
sekarang aku sadar itu hanyalah kebodohan masa mudaku yang sia-sia.
dan aku mulai meninggalkannya.
sekarang aku menulis kisah baru tentang aku dan dia.
bukan dia, tapi dia.
hampir sama tapi berbeda.
bayangan diriku yang berbeda.
satu pangkal dengan ujung yang berbeda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s