CERMINKU

bayang-bayang pada cermin
terbalik
kiri-kanan

cerminku…
terbalik
kiri-kanan
atas-bawah

aku tersenyum, ia merengut
mungkin sebaiknya aku merengut
aku menangis, ia seperti vacuum cleaner
menyedot air habis masuk
mataku tertarik ke atas, matanya tertarik ke bawah
gravitasi rupanya menggoyahkan pertahanan dirinya
namun herannya
rambutku memanjang ke bawah, rambutnya tegak ke atas
gravitasi tak sanggup tunjukkan supremasinya

suatu hari aku bercerita pada cerminku
cerminku selalu membalikkan kata-kataku
sampai-sampai aku lelah
dan aku ngambek
berhari-hari tak mau aku berdiri di depannya
apalagi berbicara
namun aku merindukannya
siang malam
hanya memikirkan dirinya

hhh…
sulit… sulit…
hidup ini sulit sekali dimengerti
ambigu
salah benar
benar salah
mungkin tak ada bedanya
yang ada hanya ada
yang tidak ada hanya tidak ada

cerminku…
dan aku…
memang begitu adanya
hubungan aneh
saling berlawanan
tapi saling membutuhkan

aku tak bisa hidup tanpa cerminku
cerminku tak mungkin ada tanpa aku
percintaan yang manis sekaligus ironis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s