KISS BYE

Rantai beruntaibagai candil di sekeliling bumi yang meleleh karena panasnya apiMembara merah terbakar teriknya siang bolongKebakaran! Tolong!SOS!Ah!Panas…Aku kepanasan! Asap hitam membubung ke angkasacairkan kebiruan bisu Uhuk! Uhuk!Tenggorokan tercekikEnergi kehidupan hampir habisFatamorgana buai jiwa yang redupPenghiburan palsu yang sejati A last kiss for youAsta la vista, baby!

BENGONG MELULU

Opening act: daun-daun berguguran di atas dua sejoli memadu asmara. Act one, scene one: french kiss sampai liur ke mana-mana, ke pipi, ke baju, ke rok, ke celana.Act one, scene two: burung terbang ke atas pohon ‘cinta’. sakit perut. diare. mencret. taik terjun bebas ke kepala si laki-laki. “TAIK!” Act one, scene three: perempuan kaget. […]

TROTOAR

Trotoar yang tak pernah terlupakanBerbaris di tepi jalanSaksi dunia malam yang lengang namun ramaiPerempuan-perempuan sliweran di sanamenunggu mobildanuang yang diselipkan di kutangTrotoar tak terlupakanSaksi nista duniadi balik kegelapanSeorang perawan berumur 17 tahunmengoleskan gincu merah darah pada bibir hitamnyadengan tangan kanannyaTangan kirinya memegang sepuntung rokok mild mentolMalam ituia bunuh diridengan kondom-kondom dalam perutnya

DALAM GELAP

Dalam gelapAku berlaritanpa tujuan dan arahHanya berlari dan berlarihingga hampir habis nafaskuTapi aku tetap berlari Dalam gelapAku tertawamenyiratkan air mata terlarangHanya tertawa dan tertawasampai hampir habis nafaskuTapi aku tetap tertawa Dalam gelapAku berdoauntuk jiwaku yang telah hilangHanya berdoa dan berdoasampai hampir habis nafaskuTapi aku tetap berdoa Dalam gelapAku berharapmenyimpan asa yang kesianganHanya berharap dan berharapsampai […]