PETIR

Angin membadai ketika seorang uskup Kristen di katedralnya kedatangan seorang wanita yang tidak beragama Kristen. Wanita itu berdiri di depan uskup dan ucapnya, “Saya bukan orang Kristen. Adakah keselamatan bagi saya dari api neraka?”

Uskup memandang wanita itu, lalu menjawab, “Tidak, keselamatan hanya bagi orang-orang yang dibabtis dan memperoleh berkah roh suci.”

Saat itu juga petir besar menggelegar di langit dan menyambar katedral hingga terbakar.

Orang-orang dari kota berlarian; mereka menyelamatkan sang wanita sedangkan uskup itu terbakar dijilat api.

taken from: The Wanderer (Kahlil Gibran)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s