KENANGAN LALU

Hanya sebagian dari masa lalu…



===



bayangan sekelebat muncul satu demi satu

kututup mata

takut terbuai olehnya

desiran angin membisik

arahkan langkah

berkali-kali coba berhenti

namun tak bisa

terlalu kencang angin berputar

hilangkan orientasi diri

hingga kusembunyi di balik jendela



2004/09/16

Kisah baru terjalin satu demi satu

Tawarkan setitik bahagia namun juga kecewa

Ada satu namun begitu banyak kontradiksi dan keraguan

Banyak pertanyaan tak terjawab

Ingin menutup mata namun rasa menolak

Hanya bisa biarkan waktu jawab segalanya

2004/09/27

Seikat mawar putih kusembahkan pada surga

Harap malaikat simpan hingga Tuhan tahu rasa tulusku abadi

takkan tergoyahkan meski terkadang terlihat meragukan

Tuhanku hanya satu

tiada lain yang dapat gantikannya

Walau banyak pertanyaan tak terjawab logika manusia

aku tetap percaya akan iman dan rasaku ini



2004/10/14





Satu dawai hampir putus seiring dengan jerit kepedihan Sang Dewi

Nada-nada meluncur getir di tengah malam kelam

Bulan pergi tinggalkan semesta

Segala makhluk terdiam bisu

penuh pertanyaan tertunda jawabnya

lalu hilang sembunyi di balik malam

2004/11/06

Rasa takut dan benci bercampur satu

Ingin tak tersampaikan

terhalang ruang dan waktu

Pintu tertutup dari perputaran dunia

Menutup mata dari segala kemungkinan bahagia dan derita

Doa-doa dilepaskan ke atas dengan harapan-harapan yang tak jelas palsu aslinya

Percaya tak sanggup direnggut ego manusia

Diam bukan berarti menyerah

Diam hanyalah diam dengan seribu makna kesedihan dan harap

2004/11/13

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s