CONSTANTA

kala manusia panjatkan doa pengharapan munafik lebihi farisi

saat itulah bumi patah dan tirani langit robek

pertanyakan eksistensi kemurnian nurani

ternoda oleh bilur-bilur zaman

sisakan tangis para wanita yang bawa hidup

dan teriakan alam menyayat bagai disembilu

panah Yang Kuasa telah dilesatkan ke jantung dunia

saat akhir dari segala awal tanpa ujung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s