THe PHaNtOm OF THe OPeRa



His voice calls to her, nurturing her extraordinary talents from the shadows of the opera house where innocent chorus girl Christine Daae (EMMY ROSSUM) makes her home. Only ballet mistress Madame Giry (MIRANDA RICHARDSON) knows that Christine’s mysterious “Angel of Music” is actually the Phantom (GERARD BUTLER), a disfigured musical genius who haunts the catacombs of the theatre, terrifying the ensemble of artists who live and work there.

When temperamental diva La Carlotta (MINNIE DRIVER) walks out in the middle of a dress rehearsal for the company’s latest production, the theatre’s eager new managers (SIMON CALLOW and CIARAN HINDS) have no choice but to thrust Christine into the spotlight.

Her mesmerizing opening night performance captivates both the audience and the Phantom, who devotes himself to casting his protégé as the opera’s next star. But he is not the only powerful man to be awed by the young soprano, as Christine soon finds herself courted by the theatre’s wealthy patron, the Vicompte Raoul de Chagny (PATRICK WILSON).

Though she is enthralled by her charismatic mentor, Christine is undeniably drawn to the dashing Raoul, enraging the Phantom and setting the stage for a dramatic crescendo in which soaring passions, fierce jealousies and obsessive love threaten to drive the fated lovers past the point of no return.



taken from: http://phantomthemovie.warnerbros.com/



Film musikal yang berdurasi kurang lebih dua setengah jam ini mengambil setting sebuah gedung opera di Perancis. Saya rasa “The Phantom of The Opera” akan film yang tidak terlupakan sepanjang masa. Penyutradaraan Joel Schumacher sangat dramatis dan mengagumkan dengan menggunakan kombinasi penggunaan warna hitam putih (seperti yang digunakan TV-TV pada zaman dahulu) dan full-colour untuk menggambarkan transisi zaman. Musik bergenre klasik yang digubah oleh Andrew Lloyd Webber membuat film ini semakin dramatis karena mampu menggambarkan emosi karakter dengan sangat baik, kesedihan dan kepedihan, kegetiran, ketakutan, kebahagiaan, dan lain-lain. Didukung pula oleh akting para pemain yang bagus. Mereka mampu menghidupkan karakter-karakter yang dipercayakan kepada mereka. Penonton pun akhirnya terbawa dalam dunia Phantom yang begitu rumit namun mengharukan.

Saya sangat terkesan pada karakter Phantom yang diperankan oleh Gerald Butler. Phantom digambarkan sebagai seorang jenius opera yang megalomaniak. Ia hidup tersembunyi dalam gedung teater itu dan selalu ingin mengontrol segala sesuatu di dalamnya, seperti halnya casting, naskah apa yang dipentaskan, dan sebagainya. Jika orang-orang tidak mematuhi perintahnya yang selalu disampaikan lewat surat, ia akan menciptakan kekacauan. Ia bahkan tidak segan-segan untuk membunuh.

Dalam percintaan pun ia adalah seorang yang sangat posesif. Phantom mencintai Christine. Walaupun Christine sangat terpesona pada musik Phantom yang dikenalnya sebagai Angel of Music, ia tidak dapat menyangkal bahwa dirinya jatuh cinta pada Raoul. Phantom tidak dapat menerimanya dan berusaha untuk menjadikan Christine miliknya dengan cara apapun.

Ternyata di balik seluruh kekejamannya, ia hanya butuh dicintai. Sejak kecil, ia selalu diejek dan disiksa karena wajahnya yang buruk, kata orang, seperti anak setan. Sampai ia dewasa, ia tidak pernah merasakan kasih sayang. Oleh karena itu, ketika ia jatuh cinta, ia berusaha memperoleh cinta itu. Setelah mendapatkan sebuah ciuman dari Christine, Phantom bahagia karena ia mendapatkan apa yang ia rindukan selama ini sehingga ia rela melepas Christine. Christine pun kembali ke pelukan kekasihnya, Raoul.

Cinta, slogan yang sering diagung-agungkan dalam lagu-lagu, film-film sinetron-sinetron, bahkan ada hari khusus cinta (baca: Valentine), tidak bisa disensasi secara langsung melalui panca indera kita. Maksud saya, tidak bisa diraba, dilihat bentuknya, dan sebagainya. Cinta adalah untuk dirasakan. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, dengan sentuhan, pandangan mata, kata-kata, dan perbuatan-perbuatan yang menunjukkan perhatian.

Cinta membawa manusia ke dunia ini.

Cinta membesarkan manusia.

Cinta pula yang menjadikan hidup lebih hidup.

Kasus-kasus pembunuhan yang seringkali diangkat dalam acara-acara televisi menunjukkan distorsi manusia akibat tidak memiliki cinta. Bayangkan dunia ini tanpa cinta, maka perang (pembunuhan secara massal) terjadi di mana-mana dan umat manusia akhirnya akan musnah. Begitu penting arti cinta!

Cinta yang saya maksud bukan melulu cinta antara pria dan wanita, tetapi bisa dari keluarga dan teman, juga dari Tuhan. Jadi, para jomblo-jomblo jangan bersedih. Tanpa pacar, cinta tetap ada dalam hidup kalian. Love is everywhere, enjoy and feel it. It’s the key to your true happiness. 🙂 Ciao! Posted by Hello

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s